BAZNAS Kabupaten Sintang Peduli Kemanuisiaan
BAZNAS Kabupaten Sintang, PT Primajasa, dan Puspawaja Kabupaten Sintang berkolaborasi melakukan diskusi Salurkan Bantuan Kemanusiaan ke Aceh Tamiang
23/12/2025 | Totok Agus SudonoBAZNAS Kabupaten Sintang bersama PT Primajasa dan Pusat Paguyuban Warga Jawa (Puspawaja) Kabupaten Sintang melaksanakan diskusi dan persiapan kunjungan penyerahan bantuan kemanusiaan ke daerah terdampak bencana di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh. Dalam Diskusi dipimpin langsung oleh Owner PT Primajasa H. Ahmad Prayogo, yang diikuti oleh Perwakilan dari Puspawaja (Sih Sarwodadi Teguh, H. Joni Murdianto, dan Mohamad Subekhan), dan Ketua Baznas Totok Agus Sudono.
Kunjungan kemanusiaan tersebut direncanakan berlangsung selama empat hari, mulai tanggal 27 hingga 30 Desember 2025. Dalam pelaksanaannya, BAZNAS Kabupaten Sintang akan diwakili oleh Totok Agus Sudono, bersama unsur Puspawaja Kabupaten Sintang sebagai bagian dari kolaborasi lintas lembaga dan elemen masyarakat dalam misi kemanusiaan.
Bantuan yang akan disalurkan berupa bingkisan logistik dengan total berat kurang lebih 9 ton, menggunakan armada 1 truk dengan nilai taksiran mencapai Rp 250.000.000,- (dua ratus lima puluh juta rupiah). Adapun jenis bantuan yang dibawa meliputi pakaian baru dan layak pakai, sepatu baru, tas sekolah baru, alas tidur dan selimut, alat penerangan, air minum, serta obat-obatan, yang dilepas secara langsung oleh Bupati Sintang Bapak Gregorius Herkulanus Bala yang didampingi Kapolres Sintang diawali dengan pengguntingan pita di halaman Pendopo Rumah Jabatan Bupati Sintang yang diharapkan dapat memenuhi kebutuhan dasar masyarakat terdampak bencana.
Melalui kunjungan ini, rombongan berharap bantuan kemanusiaan dapat diterima secara langsung oleh Bupati Aceh Tamiang, yang direncanakan didampingi oleh Kapolres Aceh Tamiang, sebagai bentuk sinergi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, dan lembaga kemanusiaan.
BAZNAS Kabupaten Sintang menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian dan solidaritas kemanusiaan, sekaligus amanah dari para muzaki dan donatur yang telah mempercayakan pengelolaan zakat, infak, dan sedekah untuk membantu sesama yang membutuhkan, khususnya di tengah situasi darurat bencana. (Totok AS)